get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Kendaraan Antre di SPBU Palangka raya Untuk Mendapatkan BBM

Antrean di Palangka Raya Mengular Hingga Malam Akibat Isu Keterbatasan Stok BBM

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:46 WIB
header img
Berlianto, Kepala Satpol PP kota Palangka Raya saat diwawancarai di lokasi Antrean. (Foto : Ade sata).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (7/5/2026) malam. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat bahkan mengular hingga ke jalan protokol akibat kepanikan warga terkait isu keterbatasan stok bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean terjadi hampir di seluruh SPBU di Kota Palangka Raya. Salah satunya di SPBU Jalan Soekarno yang antreannya memakan separuh badan jalan dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Sejumlah pengendara mengaku sudah mengantre sejak sore hari. Namun hingga malam, mereka belum juga mendapatkan BBM jenis Pertalite maupun Pertamax karena padatnya antrean kendaraan yang terus bertambah.

Warga memilih tetap mengantre di SPBU karena BBM eceran di sejumlah lokasi sudah sulit ditemukan. Kalaupun tersedia, harga jual BBM di tingkat pengecer dinilai jauh lebih mahal dibandingkan harga resmi di SPBU.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangkaraya, Berlianto mengatakan, antrean panjang di sejumlah SPBU dipicu kepanikan masyarakat terkait isu keterbatasan stok BBM.

Menurutnya, Pemerintah Kota Palangka Raya telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memperpanjang jam operasional SPBU hingga pukul 00.00 waktu setempat. Selain itu, penambahan kuota distribusi BBM juga akan dilakukan apabila diperlukan.

“Tidak ada pembatasan pembelian BBM. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak agar situasi tetap kondusif,” ujar Berlianto.

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran antrean kendaraan, personel Satpol PP bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan disiagakan di sejumlah SPBU hingga operasional berakhir.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut