get app
inews
Aa Text
Read Next : Polresta Palangka Raya Edukasi Bahaya Bullying dan Sanksi Hukum kepada Siswa SMA Negeri 6

Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya

Senin, 01 Juni 2026 | 08:56 WIB
header img
Jenazah Anton kurniawan saat dimasukan ke dalam mobil ambulans usai menjalani otopsi di Rumah sakit Bhayangkara Palangka Raya. (Foto : Ade sata).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Seorang mantan anggota Polri yang menjalani hukuman penjara seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Narapidana bernama Anton Kurniawan tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Sebelum meninggal dunia, Anton sempat menjadi perhatian publik setelah mencoba melarikan diri dari lapas pada 23 Mei 2026. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan petugas dan yang bersangkutan kemudian ditempatkan di ruang isolasi.

Jenazah Anton Kurniawan menjalani proses visum dan autopsi di Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya pada Minggu, 31 Mei 2026.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Mardiana, menjelaskan bahwa petugas lapas melakukan kontrol rutin setiap jam terhadap warga binaan yang berada di ruang isolasi.

Menurutnya, saat pemeriksaan pada pukul 20.30 WIB, Anton masih dalam kondisi baik. Namun ketika petugas kembali melakukan pengecekan sekitar pukul 23.35 WIB, korban tidak memberikan respons saat dipanggil.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan korban dalam posisi tertelungkup dengan kepala menghadap ke lantai serta kondisi tubuh sudah lemas,” ujar I Putu Mardiana.

Setelah penemuan tersebut, pihak lapas langsung berkoordinasi dengan Polsek Bukit Batu dan Polresta Palangka Raya. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi.

Dari hasil sementara autopsi, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal menyebutkan Anton meninggal dunia akibat gagal jantung. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang lebih mendalam.

Usai proses autopsi selesai, jenazah Anton Kurniawan diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Pasir Panjang, Palangka Raya, sebelum diberangkatkan ke Wonosobo, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

Kasus kematian narapidana yang sebelumnya sempat mencoba kabur dari lapas ini masih menjadi perhatian, sementara pihak berwenang menunggu hasil laboratorium guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut