Kabut Asap Karhutla Ganggu Jadual Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya
PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (29/8/2026).
Kabut asap pekat menyelimuti kawasan runway Bandara Tjilik Riwut sejak Sabtu pagi hingga siang. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang menurun drastis hingga hanya mencapai 300 meter.
Akibatnya, sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Tjilik Riwut mengalami keterlambatan. Pesawat yang hendak mendarat maupun yang akan berangkat terpaksa menunggu hingga kondisi jarak pandang dinilai aman untuk penerbangan.
Sejumlah penerbangan yang terdampak antara lain Super Air Jet dari Surabaya menuju Palangka Raya serta penerbangan dari Palangka Raya menuju Semarang. Selain itu, dua penerbangan dari Palangka Raya menuju Surabaya menggunakan maskapai Lion Air dan Super Air Jet juga mengalami keterlambatan.
Jarak pandang yang hanya mencapai 300 meter atau jauh di bawah batas normal sekitar 1.200 meter menjadi salah satu pertimbangan maskapai menunda keberangkatan. Keputusan tersebut dilakukan demi menjamin keselamatan dan keamanan penumpang.
General Manager Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, I Made Darmawan, mengatakan dalam sepekan terakhir terdapat enam jadwal penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat kabut asap.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi sejak 28 Agustus 2026 seiring meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Palangkaraya.
Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya kemudian berangsur normal kembali sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, jarak pandang meningkat hingga mencapai 7.000 meter sehingga kondisi dinilai kembali memungkinkan untuk penerbangan.
Editor: Ade Sata