Strategi Akselerasi Energi Bersih untuk Mendukung Industri Ramah Lingkungan

Tim iNews Barito
Langkah transformasi energi bersih di sektor pertambangan Indonesia kini semakin nyata melalui kolaborasi strategis. Foto: ist

BANJARBARU, iNewsBalikpapan.id -Langkah transformasi energi bersih di sektor pertambangan Indonesia kini semakin nyata melalui kolaborasi strategis antara PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bersama PT Borneo Indobara. 

Melalui kesepakatan jual beli Renewable Energy Certificate atau REC, PT BIB resmi memperkuat komitmen lingkungan dengan menambah penggunaan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan sebanyak 23.040 unit. 

Transaksi ini menjadi tonggak penting dalam memperluas praktik pertambangan hijau serta mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca secara masif di wilayah operasional mereka.

Penggunaan instrumen REC merupakan solusi cerdas bagi industri dalam melakukan transisi energi yang transparan dan akuntabel. 

Sertifikat ini menjadi bukti otentik bahwa pasokan listrik yang digunakan berasal dari sumber ramah lingkungan seperti energi surya, air, atau panas bumi. 

Dengan mekanisme ini, pelaku industri dapat mengklaim penggunaan energi bersih untuk memenuhi target keberlanjutan global tanpa harus membangun infrastruktur pembangkit mandiri, sehingga proses dekarbonisasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa penyediaan layanan listrik hijau seratus persen ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin peduli lingkungan. 

Sejalan dengan hal tersebut, Chief Operating Officer PT BIB, Raden Utoro, menyatakan bahwa pasokan energi bersih yang andal sangat krusial dalam mendukung target ambisius perusahaan. 

PT BIB memproyeksikan elektrifikasi armada alat berat secara bertahap hingga mencapai target nol emisi pada periode 2028 hingga 2029 mendatang.

Keberhasilan kolaborasi ini juga mencerminkan tren positif pertumbuhan konsumsi energi hijau di Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya. 

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan pencapaian energi bersih terbesar di Kalimantan yang diharapkan menjadi standar baru bagi sektor pertambangan lainnya. 

Melalui sinergi yang kuat antara penyedia listrik nasional dan pelaku industri, jalan menuju net zero emissions kini bukan lagi sekadar wacana melainkan aksi nyata yang menggerakkan ekonomi.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network