get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Panas Picu 3 Titik Kebakaran Lahan di Palangka Raya, Dalkartla Berjibaku Padamkan Api

Kebakaran Lahan Gambut, Sepekan 5 Hektare Ludes Terbakar di Palangka Raya

Senin, 19 Januari 2026 | 20:02 WIB
header img
Personel Dalkarhutla Dishut kalteng saat memadamkan kebakaran lahan di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Kebakaran lahan gambut mulai terjadi di Kota Palangka Raya seiring meningkatnya suhu udara akibat cuaca panas. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya lima hektare lahan dilaporkan hangus terbakar di sejumlah titik berbeda. Kebakaran ini diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan secara liar.

Salah satu kebakaran terjadi di kawasan Jalan Mahir Mahar, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Senin (19/1/2026) siang. Kobaran api melalap lahan gambut seluas sekitar seperempat hektare. Kondisi lahan yang kering membuat api dengan cepat merambat dan sulit dipadamkan.

Sebelumnya, kebakaran serupa juga terjadi di Jalan Hiu Putih, Palangka Raya. Api tidak hanya membakar lahan gambut dan pepohonan, tetapi juga menghanguskan sebuah pondok milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Mendapatkan laporan kebakaran, Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke area lain.

Berdasarkan data Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, selama sepekan terakhir tercatat sedikitnya 12 titik kebakaran lahan di sejumlah lokasi berbeda di Kota Palangkaraya. Total luas lahan gambut yang terbakar mencapai sekitar lima hektare.

Proses pemadaman di lapangan mengalami berbagai kendala, terutama akses menuju lokasi kebakaran yang jauh dari jalan utama. Petugas harus berjalan kaki sambil membawa peralatan pemadaman untuk menjangkau titik api.

Danru Dalkarhutla Dishut Kalimantan Tengah, Bagus, mengatakan sebagian besar kebakaran lahan diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan secara ilegal yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Petugas masih mengalami kesulitan karena lokasi kebakaran cukup jauh dari akses jalan, sehingga peralatan harus dibawa dengan berjalan kaki,” ujar Bagus.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, kebakaran lahan gambut sangat berpotensi meluas dan menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas warga serta membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.

Pemerintah daerah bersama tim terkait terus meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan, terutama memasuki musim panas yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut