get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim SAR Temukan Jasad Pemuda yang Tenggelam di Sungai Kahayan, Gunung Mas

Jasad ABK KM Triton 28 Ditemukan Mengapung, Operasi SAR di Perairan Seruyan Resmi Ditutup

Senin, 30 Maret 2026 | 14:33 WIB
header img
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi Jenazah ABK KM Triton 28 yang tenggelam di Perairan Muara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. (Foto : Istimewa).

SERUYAN, iNewsBarito.id – Setelah lima hari pencarian intensif di tengah ganasnya ombak, teka-teki hilangnya Anak Buah Kapal (ABK) KM Triton 28 akhirnya terjawab. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua, Irfan Saputra (25), dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat sore (27/03/2026).

Penemuan ini menandai berakhirnya operasi kemanusiaan di Perairan Muara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Jasad Irfan ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat sekitar pukul 16:05 WIB. Kondisi korban terpantau mengapung di permukaan air pada koordinat yang cukup jauh, yakni sekitar 24,95 NM (Nautical Miles) ke arah Timur Laut dari titik lokasi kejadian perkara (LKP).

"Nelayan yang melihat jenazah langsung memberi tanda dan melapor kepada Tim SAR yang sedang menyisir area. Jenazah kemudian dievakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kuala Pembuang," ujar Ridwan, Koordinator Lapangan Basarnas.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (23/03/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, KM Triton 28 tengah melakukan aktivitas rutin angkat jangkar. Namun, kecelakaan kerja terjadi yang menyebabkan dua ABK terjatuh ke laut.

Dalam insiden tersebut Ashari (35): Berhasil diselamatkan oleh nelayan tak lama setelah kejadian dan dievakuasi ke daratan, sementara Irfan Saputra (25): Dinyatakan hilang selama lima hari sebelum akhirnya ditemukan tutup usia.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengonfirmasi bahwa dengan ditemukannya Irfan, seluruh korban telah teridentifikasi dan operasi SAR dinyatakan selesai.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang terlibat. Kerja keras tim selama lima hari ini adalah dedikasi nyata bagi kemanusiaan," ungkap Alit.

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut