Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran lahan di Seberang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Meluas, Pemadaman Dimaksimalkan
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Tumbang Nusa Belum Padam, Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng Berhasil Padamkan 2,64 Hektare

Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:59 WIB
  • author Ade Sata
Karhutla di Tumbang Nusa Belum Padam, Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng Berhasil Padamkan 2,64 Hektare
Tim Dalkarhutla Dishut kalteng saat berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Desa Tumbang Nusa Kabupaten Pulang PIsau. (Foto : Istimewa).

PULANG PISAU, iNewsBarito.id – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Hingga Jumat malam (3/7/2026), petugas berhasil memadamkan api pada area seluas 2,64 hektare, meski kebakaran belum berhasil dipadamkan secara menyeluruh.

Komandan regu Dalkarhutla Dishut Kalteng, Bagus , menjelaskan, kebakaran merupakan tindak lanjut dari penanganan karhutla sebelumnya. Lokasi kejadian berada di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya–Banjarmasin Kilometer 32, tepatnya di seberang Gereja Pandohop, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.

"Kebakaran lahan terjadi sejak kamis (2/7) Pagi, Luas lahan yang terbakar belum diketahui secara keseluruhan, diperkirakan puluhan hektare, kendala di lapangan akses menuju lokasi dan minimnya sumber air," Ujar Bagus.

Operasi pemadaman melibatkan personel gabungan dari Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, tim pemadaman darat Dishut Kalteng, Polsek Jabiren, Manggala Agni, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, serta UPT KPHP Kahayan Hilir.

Kondisi lahan berupa gambut dengan vegetasi semak belukar, pakis, pohon akasia, serta terdapat sebuah pondok di sekitar lokasi. Selain itu, pergerakan api berlangsung cukup cepat sehingga menyulitkan proses pemadaman.

Upaya yang dilakukan petugas meliputi pemadaman langsung, pembuatan sekat untuk membatasi penjalaran api, serta pendinginan pada titik-titik yang telah berhasil dipadamkan. Sumber air untuk proses pemadaman diperoleh dari kanal terdekat.

Hingga pemadaman berakhir pada pukul 19.56 WIB, api dilaporkan belum padam total sehingga lokasi masih memerlukan penanganan lanjutan untuk mencegah kebakaran kembali meluas. Kawasan yang terbakar diketahui berada di Areal Penggunaan Lain (APL) dengan jenis tanah gambut yang sangat rentan memicu penyebaran api saat cuaca panas.

Editor: Ade Sata

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut