get app
inews
Aa Text
Read Next : Karhutla Tumbang Nusa Tersisa Dua Titik, Tim Dalkarhutla Berjibaku Padamkan Api Sampai Padam

Karhutla Tumbang Nusa Belum Padam, Tim Dalkarhutla dan Helikopter Water Bombing Terus Berjibaku

Senin, 13 Juli 2026 | 20:22 WIB
header img
Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng saat berjibaku padamkan karhutla di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. ( Foto : Istimewa).

PULANG PISAU, iNewsBarito.id – Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah terus melanjutkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (13/7/2026). Kebakaran yang telah berlangsung hampir dua pekan itu diperkirakan telah menghanguskan puluhan hektare lahan.

Koordinator Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, Elisabet, menjelaskan bahwa operasi pada hari ini merupakan tindak lanjut penanganan karhutla yang sebelumnya belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Pada operasi tersebut, tim berhasil melakukan pemadaman di area seluas 0,83 hektare, namun titik api masih terus ditemukan sehingga penanganan akan dilanjutkan.

"Kondisi lapangan didominasi semak belukar, pakis-pakisan, kalakai, pohon akasia, pohon galam, pohon geronggang, hingga cemara hutan dengan jenis tanah gambut dalam sehingga penjalaran api berlangsung sangat cepat," jelas Elisabet.

Operasi pemadaman melibatkan personel gabungan dari Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng, Tim Pemadaman Darat Dishut Kalteng, Polda Kalteng, Polsek Jabiren, Manggala Agni Pulang Pisau, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, TNI-Polri, KPHP Kahayan Hilir, BPK Hiu Putih, TSAK Bukit Tunggal, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Tumbang Nusa.

Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, pembatasan penjalaran api, dan pendinginan. Untuk mempercepat penanganan, helikopter water bombing milik BNPB juga dikerahkan membantu pemadaman dari udara.

Elisabet menambahkan, hingga pemadaman berakhir pada pukul 16.47 WIB, kondisi api masih belum sepenuhnya padam. Kendala utama di lapangan adalah akses menuju lokasi yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, sementara kawasan yang terbakar berada di Areal Penggunaan Lain (APL). Operasi pemadaman dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya guna mencegah api meluas.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut