get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim Dalkarhutla kembali Berjibaku Padamkan Kebakaran yang Meluas di Tumbang Nusa, Pulang Pisau

Karhutla Tumbang Nusa Hari ke-11 Terus Meluas, Tim Dalkarhutla Gabungan Terus Berjuang Padamkan Api

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:53 WIB
header img
personel Dalkarhutla Dishut kalteng saat berjibaku padamkan kebakaran lahan di Desa Tumbang Nusa, kabupaten Pulang Pisau. (Foto : Istimewa).

PULANG PISAU, iNewsBarito.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, terus meluas hingga memasuki hari ke-11, Minggu (12/7/2026). Puluhan hektare hutan dan lahan dilaporkan terbakar, sementara tim gabungan terus berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.

Kebakaran yang telah berlangsung selama sebelas hari itu diperparah oleh kondisi lahan gambut yang sangat kering. Cuaca panas disertai embusan angin kencang membuat kobaran api cepat menjalar ke berbagai titik sehingga menyulitkan proses pemadaman.

Upaya pemadaman dilakukan oleh Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kapolsek Jabiren, Manggala Agni Pulang Pisau, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, TNI-Polri, KPHP Kahayan Hilir, helikopter water bombing BNPB, TSAK Bukit Tunggal, BPK Hiu Putih, Balakar 654, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tumbang Nusa. Seluruh personel melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara untuk menekan penyebaran api.

Komandan Regu Dalkarhutla Dishut Kalteng, Bagus, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama sulitnya akses menuju lokasi kebakaran.

"Upaya pemadaman lewat darat terkendala akses menuju lokasi. Titik terdekat masih berjarak sekitar 500 meter yang harus ditempuh dengan berjalan kaki. Kondisi lahan sangat kering, ditambah cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat menjalar," ujar Bagus.

Sementara itu, Koordinator Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Elisabet, yang turun langsung ke lokasi menegaskan seluruh tim tetap berupaya maksimal memadamkan api meski menghadapi kondisi yang berat.

"Meski kondisi di lapangan cukup sulit, kami tetap berusaha melakukan pemadaman. Kami berharap turun hujan dengan intensitas tinggi agar dapat membantu memadamkan api yang telah melalap puluhan hektare hutan dan lahan," kata Elisabet.

Elisabet menambahkan, operasi pemadaman akan kembali dilanjutkan oleh tim gabungan pada Senin (13/7/2026). Langkah tersebut dilakukan karena kobaran api dilaporkan telah mengarah ke kawasan Jalan Raya.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut