Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng Kembali Padamkan Kebakaran Lahan Seluas 1,55 Hektare Saat Cuaca Panas
PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah kembali bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di tengah cuaca panas di Kota Palangka Raya, Senin (6/7/2026). Berkat respons cepat petugas, kebakaran seluas 1,55 hektare berhasil dipadamkan sebelum meluas ke kawasan sekitar.
Koordinator Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Elisabet, menjelaskan, informasi awal kebakaran diperoleh dari Tim Patroli Drone Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng sekitar pukul 10.23 WIB.
Lokasi kebakaran berada di Jalan Tabat Kalsa, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Lahan yang terbakar merupakan Areal Penggunaan Lain (APL) dengan karakteristik tanah gambut yang memiliki potensi tinggi memicu penyebaran api, terutama saat musim kemarau dan cuaca panas.
Petugas mencatat luas lahan yang terbakar mencapai 1,55 hektare. Seluruh area tersebut berhasil dipadamkan oleh personel Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Pemadaman Darat Dishut Kalteng.
Proses pemadaman berlangsung di lokasi yang didominasi semak belukar, bekas tebasan, pohon akasia, dan pakis-pakisan. Kondisi vegetasi yang kering membuat api menjalar dengan cepat sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api.
Selain melakukan pemadaman, tim juga membuat pembatas agar api tidak merambat ke area lain serta melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Sumber air diperoleh dari parit terdekat sehingga proses pemadaman dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Operasi pemadaman berakhir pada pukul 12.45 WIB dengan status padam total. Meski berada di lahan gambut berkedalaman cukup dalam, tidak ditemukan hambatan berarti selama proses penanganan di lapangan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat cuaca panas yang dapat mempercepat penyebaran api dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.
Editor : Ade Sata