get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng Padamkan 100 Hektare Karhutla, Tambah Personel Hadapi Musim Kemarau

Karhutla di Palangka Raya dan Pulang Pisau Kian Meluas, BNPB Akan Tambah Helikopter Water Bombing

Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:34 WIB
header img
Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Suharyanto usai melakukan Rapat koordinasi dengan Pemprov Kalteng. Foto istimewa.

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Kota Palangka Raya dan sejumlah kabupaten di Kalimantan Tengah. Cuaca kering yang disertai angin kencang membuat api semakin cepat menyebar, sehingga menyulitkan proses pemadaman yang dilakukan tim gabungan di berbagai titik.

Upaya penanggulangan terus diintensifkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang terdiri dari Dinas Kehutanan, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta sejumlah instansi terkait.

Selain menangani kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur, petugas kini memprioritaskan tiga wilayah dengan tingkat kebakaran paling parah, yakni di Jalan Damang Gustaf, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kelurahan Kameloh Baru, serta kawasan Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Proses pemadaman di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Kencangnya tiupan angin, terbatasnya sumber air, kepulan asap tebal yang mengurangi jarak pandang, hingga sulitnya akses menuju titik api membuat petugas harus bekerja lebih keras.

Di Desa Tumbang Nusa, luas lahan yang terbakar terus bertambah dan api telah mendekati Jalan Trans Kalimantan. Kabut asap pekat juga mulai mengganggu aktivitas pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Menyikapi kondisi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat langkah mitigasi.

"Selain melaksanakan operasi modifikasi cuaca, BNPB juga berencana menambah helikopter water bombing agar pemadaman dari udara dapat berjalan lebih efektif, terutama di lokasi yang sulit dijangkau petugas darat, " kata Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Suharyanto usai melakukan Rapat koordinasi dengan Pemprov Kalteng, Jumat (31/7/2026).

Selain memperkuat operasi pemadaman, aparat kepolisian juga terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran lahan. Sebelumnya, Polres Pulang Pisau telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus pembakaran lahan di Desa Tumbang Nusa yang menyebabkan puluhan hektare lahan hangus terbakar.

Pemerintah berharap penguatan operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara mampu mempercepat pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah, sehingga penyebaran api dapat ditekan dan dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut