Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Karhutla Ganggu Jadual Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, 71 Jadwal Terdampak

Minggu, 27 September 2026 | 22:03 WIB
  • author Ade Sata
Kabut Asap Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, 71 Jadwal Terdampak
kabut asap pekat selimuti Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya menyebabkan Jadual penerbangan terganggu. (Foto : Ade sata).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (27/9/2026).

Hingga Minggu sore, tiga penerbangan yang dijadwalkan tiba di Bandara Tjilik Riwut, masing-masing Lion Air, Batik Air, dan Garuda Indonesia, belum dapat memastikan waktu pendaratan sambil menunggu perkembangan kondisi cuaca dan visibilitas di sekitar bandara.

Pihak Bandara Tjilik Riwut menyebut gangguan penerbangan terjadi karena jarak pandang masih rendah dan berada di bawah batas aman untuk operasional penerbangan.

Hingga Minggu sore, jarak pandang di sekitar Bandara Tjilik Riwut tercatat berada di bawah 800 meter. Kondisi tersebut membuat operasional penerbangan harus menyesuaikan dengan faktor keselamatan.

Andi Wiguna, Branch Communication Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, menjelaskan kondisi visibilitas menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan operasional penerbangan.

Berdasarkan data Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, sejak 17 hingga 27 September 2026 tercatat 71 jadwal penerbangan terdampak akibat kabut asap karhutla.

Gangguan penerbangan tersebut berupa penundaan hingga pembatalan penerbangan. Keputusan operasional dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi visibilitas serta keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Editor: Ade Sata

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut