Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tindak Lanjuti Penemuan Pria Meninggal di Jalan Temanguung Kenyapi Palangka Raya
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Picu 1.121 Kasus ISPA di Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya , 140 Bayi dan Balita Terdam

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:53 WIB
  • author Ade Sata
Kabut Asap Picu 1.121 Kasus ISPA di Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya , 140 Bayi dan Balita Terdam
Pasien anak saat berada di Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya. (Foto : Ade Sata).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dampaknya terhadap kesehatan masyarakat kian menjadi perhatian. Puskesmas Bukit Hindu mencatat sebanyak 1.121 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak Agustus hingga 15 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 140 kasus dialami bayi dan balita.

Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Palangka Raya pada Jumat (16/10/2026). Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak buruk kualitas udara yang tidak sehat bagi kesehatan.

Kelompok rentan, terutama bayi dan anak-anak, menjadi perhatian karena lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara. Sejumlah warga pun mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk memeriksakan kondisi mereka di tengah kabut asap yang masih terjadi.

Salah satunya Julia, balita berusia tiga setengah tahun yang dibawa orang tuanya ke Puskesmas Bukit Hindu, Palangka Raya, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Julia dinyatakan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Orang tua Julia, Frency, menuturkan bahwa anaknya telah mengalami batuk selama sepuluh hari. Keluhan tersebut muncul di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Kota Palangkaraya.

Kepala Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hellyana, mengatakan bahwa sejak Agustus hingga 15 Oktober 2026, pihaknya mencatat sebanyak 1.121 kasus ISPA.

Dari total tersebut, sebanyak 105 kasus dialami balita, sedangkan 35 kasus lainnya dialami bayi. Dengan demikian, jumlah kasus ISPA pada kelompok bayi dan balita mencapai 140 kasus.

Keluhan yang umum dialami pasien antara lain batuk dan pilek. Sebagian pasien juga mengalami demam.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Palangkaraya, pihak Puskesmas Bukit Hindu mengimbau para orang tua agar mengurangi aktivitas anak di luar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, anak-anak disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan asap.

 

Editor: Ade Sata

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut