Penggunaan instrumen REC merupakan solusi cerdas bagi industri dalam melakukan transisi energi yang transparan dan akuntabel.
Sertifikat ini menjadi bukti otentik bahwa pasokan listrik yang digunakan berasal dari sumber ramah lingkungan seperti energi surya, air, atau panas bumi.
Dengan mekanisme ini, pelaku industri dapat mengklaim penggunaan energi bersih untuk memenuhi target keberlanjutan global tanpa harus membangun infrastruktur pembangkit mandiri, sehingga proses dekarbonisasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa penyediaan layanan listrik hijau seratus persen ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin peduli lingkungan.
Sejalan dengan hal tersebut, Chief Operating Officer PT BIB, Raden Utoro, menyatakan bahwa pasokan energi bersih yang andal sangat krusial dalam mendukung target ambisius perusahaan.
PT BIB memproyeksikan elektrifikasi armada alat berat secara bertahap hingga mencapai target nol emisi pada periode 2028 hingga 2029 mendatang.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
