PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Tim Komisi III DPR melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Tim Komisi III DPR, Irjen Pol (Purn) Rikwanto, bersama 27 anggota lainnya. Dalam agenda tersebut, rombongan menggelar rapat bersama jajaran Polda Kalteng, Kejaksaan, serta BNNP di Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalteng, Jumat (24/4/2026) malam.
Rapat turut dihadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Wakapolda, pejabat utama, para Kapolres jajaran, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Rikwanto memberikan apresiasi atas kinerja Polda Kalteng dalam menjalankan program Presisi Polri. Dia menilai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap terjaga dengan baik.
“Saya mengapresiasi kondusivitas di Kalimantan Tengah, baik dari sisi kamtibmas maupun isu BBM yang tidak menunjukkan permasalahan signifikan, termasuk distribusi dan harga. Semoga harmoni ini terus terjaga demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa kunker ini bertujuan mengevaluasi kinerja aparat penegak hukum sekaligus menyerap berbagai persoalan di daerah, mulai dari konflik agraria, pertambangan, hingga penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, Polda Kalteng telah menunjukkan keseriusan dalam penanganan kasus, terutama dalam pengungkapan jaringan narkoba di wilayah hukumnya.
Rikwanto juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri, BNN, dan pemerintah daerah dalam memerangi narkoba.
“Kami instruksikan agar penanganan narkoba dioptimalkan, menindak tegas bandar, serta mendorong rehabilitasi bagi pengguna yang merupakan korban,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Kalteng menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami siap memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan konflik agraria, memberantas tambang ilegal, serta memerangi narkoba secara profesional, berkeadilan, dan humanis,” ungkapnya.
Editor : Ade Sata
Artikel Terkait
