PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus meluas hingga Selasa (25/8) malam. Petugas harus menerobos tebing dan semak belukar untuk menjangkau titik api yang semakin mendekati permukiman warga.
Kebakaran terjadi di lahan gambut Jalan Simpei Karuhei IV, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya. Api dengan cepat membakar lahan dan membuat petugas Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama relawan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas harus menghadapi medan yang sulit untuk menjangkau titik api. Mereka menerobos tebing dan semak belukar sambil membawa peralatan pemadaman. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan ekstra hati-hati, terlebih api terus bergerak mendekati permukiman warga.
Menurut Personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng, Fauzi Rahman, kebakaran tersebut merupakan rembetan dari kebakaran lahan di kawasan Jalan Yosudarso, Palangka Raya.
Selain terkendala akses menuju lokasi, petugas juga mengalami kesulitan mendapatkan sumber air. Pasokan air untuk pemadaman terpaksa didatangkan menggunakan mobil tangki.
Setelah berhasil memadamkan api, petugas melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air secara berulang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa sekaligus mencegah api kembali menyala dan menjalar ke arah permukiman warga.
Editor : Ade Sata
Artikel Terkait
