Gubernur kalteng Agustiar Sabran Turun Langsung Padamkan Karhutla Di Sekitar Bandara Tjilik Riwut

Ade Sata
Gubernur kalteng, H. Agustiar Sabran didampingi Kadishut kalteng, Agustan Saining saat turun memadamkan karhutla. (Foto : Istimewa).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Kepungan asap dan kobaran api tidak membuat Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran memilih berada di balik meja. Di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung, Agustiar kembali turun langsung ke lapangan dan ikut berjibaku bersama petugas memadamkan api di sekitar kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis (3/9/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kalteng tersebut terlihat langsung di tengah aktivitas pemadaman. Dalam kondisi lapangan yang dipenuhi asap, gubernur bersama jajaran dan petugas bergerak menangani sejumlah titik api sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan cepat dan maksimal.

Bagi Agustiar, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui instruksi dari ruang kerja. Kondisi di lapangan membutuhkan kehadiran dan tindakan langsung agar api tidak semakin meluas serta dampaknya terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Karhutla tidak cukup hanya dilawan dengan kata-kata. Kita harus turun langsung, bergerak bersama dan memastikan api benar-benar ditangani,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan seluruh jajaran terkait harus tetap bekerja di lapangan selama ancaman karhutla masih terjadi. Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat TNI dan Polri, petugas pemadam, relawan, serta unsur terkait dinilai penting untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Di kawasan Bandara Tjilik Riwut, kehadiran gubernur menjadi bentuk perhatian langsung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap penanganan karhutla. Agustiar tidak hanya memantau perkembangan melalui laporan, tetapi memilih melihat kondisi secara langsung sekaligus ikut dalam upaya pemadaman.

“Yang paling penting sekarang adalah keselamatan masyarakat dan memastikan kebakaran bisa dikendalikan. Kita tidak boleh lengah,” tambahnya.

Karhutla yang terjadi di sekitar kawasan Bandara Tjilik Riwut menimbulkan kepulan asap pekat. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas udara dan mengurangi jarak pandang.

Karena itu, upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif untuk mencegah api menjalar ke kawasan lain, termasuk mendekati objek vital Bandara Tjilik Riwut dan permukiman warga.

Langkah Gubernur Agustiar Sabran turun langsung ke lokasi menjadi pesan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan Tengah tidak berhenti pada rapat, laporan, maupun pernyataan. Saat api berkobar, pemerintah dituntut hadir di titik persoalan dan memastikan penanganan di lapangan benar-benar berjalan.

Editor : Ade Sata

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network