Polda Kalteng Kukuhkan 381 Siswa Jadi Polisi Keamanan Sekolah, Perkuat Keamanan dan Cegah Bullying
PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib di lingkungan sekolah, Polda Kalimantan Tengah telah mengukuhkan sebanyak 381 siswa dari 14 kabupaten/kota sebagai Polisi Keamanan Sekolah (PKS).
Ratusan siswa tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan khusus guna menjalankan peran sebagai PKS di sekolah masing-masing.
Dalam rangkaian kegiatan olahraga bersama dan deklarasi keselamatan berlalu lintas yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu pagi (15/2/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, serta jajaran Forkopimda.
Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, dalam sambutannya mengatakan bahwa Polisi Keamanan Sekolah sebenarnya bukan hal baru. Program ini sebelumnya dikenal dengan istilah Patroli Keamanan Sekolah.
“Melalui program PKS ini, anak-anak sekolah bisa memproteksi dirinya sendiri terhadap permasalahan di sekolah, seperti kekerasan, masalah narkoba, bullying dan hal-hal lain yang bersifat negatif dan polisi keamanan sekolah ini dibentuk menjadi kepanjangan tangan dari para guru, sekolah untuk bisa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, para siswa yang tergabung dalam PKS juga diberikan akses untuk membangun komunikasi langsung dengan anggota kepolisian guna memudahkan koordinasi apabila terjadi permasalahan di sekolah.
Lebih lanjut, Irjen Pol Iwan Kurniawan berharap keberadaan PKS dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif. Menurutnya, tugas PKS tidak hanya menjaga gerbang sekolah dan mengatur lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi teladan bagi siswa lainnya.
“PKS ini tidak hanya bertugas menjaga gerbang sekolah dan mengatur lalu lintas di lingkungan sekolah, akan tetapi juga memberikan contoh keteladanan kepada teman-temannya sehingga bisa memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah,” tutupnya.
Editor : Ade Sata