get app
inews
Aa Text
Read Next : Dinas Kehutanan Kalteng Siap Laksanakan Arahan Gubernur dalam Penanggulangan Karhutla 2025

Pantau Karhutla dari Helikopter, Kadishut Kalteng Sebut Karhutla di Tumbang Nusa Hampir Padam

Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:00 WIB
header img
Pantauan udara Kondisi terkini karhula di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau Jumat (17/7) sore. (Foto : Istimewa).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terus dipantau selama musim kemarau. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Agustan Saining bersama Staf Ahli Menteri Kehutanan (SAM) Kementerian Kehutanan melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter, Jumat (17/7/2026).

Pemantauan dilakukan hingga wilayah perbatasan laut Taman Nasional di bagian selatan. Dari hasil pemantauan udara, kebakaran hanya terlihat di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Agustan Saining menjelaskan, dari udara terlihat sejumlah sekat bakar yang membuat api tidak meluas. Saat ini, hanya tersisa dua titik yang masih mengeluarkan asap di Tumbang Nusa.

“Dari udara terlihat sudah ada sekat bakar jadi api tidak kemana-mana dan hanya ada dua titik yang berasap dan mestinya hari ini sudah selesai dipadamkan karena sudah habis bahan bakar atau lahan yang terbakar,” jelas Agustan Saining.

Berdasarkan pantauan udara, luas karhutla di Tumbang Nusa diperkirakan maksimal mencapai 40 hektare. Agustan menduga kebakaran dipicu faktor manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja, seperti membuang puntung rokok.

Ia menegaskan, sejak awal tahun 2026 pihaknya telah mengimbau perusahaan dan masyarakat untuk meminimalisir pembakaran lahan. Dishut Kalteng juga telah menyurati perusahaan tambang, perkebunan, HTI, pemerintah kabupaten/kota, hingga KPH untuk memperkuat pengendalian karhutla.

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut