Kebakaran Lahan Gambut Meningkat di Palangka Raya, Dalam Sehari Terdapat 4 Titik

Ade Sata
Petugas Dalkarhutla Dishut Kalteng saat melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Palangka Raya. (Foto : Istimewa).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Kebakaran hutan dan lahan kembali meningkat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, seiring cuaca panas yang melanda dalam beberapa hari terakhir. Dalam sehari, petugas gabungan harus berjibaku memadamkan empat titik kebakaran lahan di lokasi berbeda. Kebakaran tersebut diduga kuat sengaja dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Peningkatan kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Palangka Raya. Kondisi cuaca yang panas dan kering mempercepat penyebaran api, terutama di kawasan lahan gambut yang dikenal mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

Tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota dan provinsi berhasil memadamkan empat titik api dalam satu hari sepanjang hari Kamis (9/4).

Salah satu titik kebakaran terjadi di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya. Di lokasi ini, petugas harus bekerja ekstra keras memadamkan api yang membakar lahan gambut dalam dan terus mengeluarkan asap tebal.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas menggunakan mesin pompa portabel untuk menyemprotkan air dalam jumlah besar dengan memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi. Upaya ini dilakukan agar bara api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Koordinator Posko Dalkarhutla Dishut kalteng, Elisabet, melalui Ketua Regu Patroli Dalkarhutla, Bagus mengatakan, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Mereka menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi kebakaran yang jauh dari jalan utama, sehingga seluruh peralatan harus dibawa secara manual ke titik api.

Dengan masih tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat kondisi cuaca panas. Kebakaran yang tidak terkendali dapat berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan akibat asap.

Editor : Ade Sata

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network