450 Ribu Warga Terdampak Karhutla Dapat Bantuan Pangan dari Pemprov Kalteng

Ade Sata
Para penerima bantuan pangan dari Pemprov kalteng di depan Istana Isen Mulang, Senin (19/10). (Foto : Ade Sata)

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Sebanyak 450 ribu warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapatkan bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan berupa paket sembako ini disambut baik masyarakat, terutama para pekerja yang mengalami penurunan pendapatan akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya.

Untuk meringankan beban masyarakat akibat karhutla, Pemprov Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga di tengah dampak kebakaran dan kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bantuan tersebut disambut baik oleh masyarakat, termasuk pengendara ojek online (ojol) dan porter Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Bagi mereka, bantuan pangan ini menjadi penopang di tengah menurunnya aktivitas ekonomi akibat kabut asap yang menyelimuti ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Selama kabut asap melanda, para pengendara ojol mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 50–60 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sekolah yang dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu, banyak warga memilih mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan asap.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menuturkan bahwa upaya pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak karhutla tidak hanya melalui penyaluran bantuan pangan. Pemerintah provinsi juga menyalurkan 11 juta liter air bersih bagi masyarakat di Kalimantan Tengah serta memberikan perlindungan asuransi kepada para relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Melalui penyaluran bantuan pangan, penyediaan air bersih, dan perlindungan bagi relawan, Pemprov Kalimantan Tengah berharap dapat meringankan beban masyarakat akibat karhutla. Di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya berakhir, masyarakat berharap kondisi segera membaik agar aktivitas sehari-hari dan perekonomian dapat kembali berjalan normal.

Editor : Ade Sata

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network