7.000 Personel Gabungan Disiagakan Tangani Karhutla 2026 di Kalimantan Tengah
PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Sebanyak 7.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 di Kalimantan Tengah.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan dan sarana prasarana yang digelar di Lapangan Barigas, Polda Kalimantan Tengah, Jumat (17/4/2026) pagi.
Apel dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, didampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan serta Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau panjang di Kalimantan Tengah diperkirakan mulai terjadi pada akhir Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang meningkatkan potensi karhutla.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Ia menambahkan, upaya pencegahan terus dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Walaupun ada Peraturan Daerah (Perda) maka, Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan pentingnya langkah antisipasi sesuai arahan pemerintah pusat. Ia menyebutkan, pemerintah provinsi berencana menetapkan status siaga tanggap darurat karhutla pada pekan depan.
Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah tahun ini dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.
Editor : Ade Sata