get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng kembali Padamkan Tiga Titik Kebakaran Lahan

Tiga Titik Karhutla di Palangka Raya Berhasil Dipadamkan Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:31 WIB
header img
Tim Dalkarhutla Dishut kalteng saat memadamkan kebakaran lahan di Palangka Raya. (Foto : Istimewa).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah berhasil memadamkan tiga titik kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, Minggu (21/6/2026). Kebakaran terjadi di lokasi berbeda saat cuaca panas melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan data Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, titik kebakaran pertama berada di Jalan Banteng 20, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Pada lokasi tersebut, petugas berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas 0,16 hektare.

Sementara itu, titik kebakaran kedua terdeteksi di Jalan Perupuk Tunggal, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau. Luas lahan yang terbakar di lokasi ini mencapai 0,48 hektare.

Adapun titik kebakaran ketiga berada di Jalan Damai, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, dengan luas lahan terbakar sekitar 0,10 hektare.

Koordinator Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, Elisabet, mengatakan kebakaran pertama kali terdeteksi melalui patroli udara menggunakan drone yang rutin dilakukan tim pemantauan.

“Lokasi kebakaran diketahui melalui patroli drone. Selanjutnya personel Dalkarhutla bersama tim pemadaman darat Dishut Kalteng langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, petugas memanfaatkan sumber air dari parit yang berada di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Menurut Elisabet, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan area semak belukar, bekas tebasan, serta sisa tebangan pohon yang telah mengering. Kondisi tersebut membuat api mudah menjalar dan mempercepat penyebaran kebakaran.

Hingga kini penyebab pasti terjadinya kebakaran di ketiga lokasi tersebut masih belum diketahui. Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas.

Selain menyebabkan kerusakan lingkungan, kebakaran lahan juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari. Pemerintah terus mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat musim kemarau dan cuaca panas ekstrem.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut