Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng Berhasil Padamkan 0,18 Hektare lahan yang terbakar di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Karanggan, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).
Kebakaran pertama kali terdeteksi melalui patroli udara menggunakan drone yang dilakukan Tim Posko Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng sekitar pukul 13.17 WIB. Setelah menerima informasi, tim pemadaman darat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Koordinator Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, Elisabet, mengatakan kondisi lapangan didominasi semak belukar, bekas tebasan, pohon akasia, dan pohon sawit, sehingga api menjalar dengan cepat melahap sekitar 0, 18 hektare lahan.
“Kondisi lapangan berupa semak belukar, bekas tebasan, pohon akasia dan pohon sawit dengan karakter penjalaran api yang cukup cepat. Tim langsung melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan hingga api berhasil dipadamkan total,” ujarnya.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Dishut Kalteng mengerahkan personel Dalkarhutla serta Tim Pemadaman Darat yang didukung berbagai sarana dan prasarana.
Menurut Elisabet, sumber air untuk pemadaman diperoleh dari parit terdekat yang berada sekitar empat meter dari lokasi kebakaran.
Ia menambahkan, jenis tanah di lokasi merupakan tanah pasir dan kawasan yang terbakar berada pada fungsi kawasan APL (Areal Penggunaan Lainnya).
“Tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung. Situasi terakhir di lokasi dinyatakan padam total,” katanya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 14.39 WIB. Berkat respons cepat tim patroli drone dan personel pemadaman darat, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.
Pihak Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran saat cuaca panas dan menghimbau masyarakat untuk tidak membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar karena bisa membuat kebakaran meluas dan berdampak terhadap warga sekitar.
Editor : Ade Sata