Dukung Program B50 Nasional, Perusahaan Ini Mulai Distribusi Perdana Biosolar Industri
KOTABARU, iNewsBarito.id – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mulai menyalurkan Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan. Penyaluran perdana ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap implementasi program mandatori B50 yang dicanangkan pemerintah.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina Group dalam mempercepat transisi energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi melalui peningkatan pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) berbasis sumber daya dalam negeri.
Implementasi B50 mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tertanggal 17 Juni 2026 mengenai kewajiban pencampuran biodiesel sebesar 50 persen (B50) ke dalam minyak solar dalam skema pembiayaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Dalam program ini, Elnusa Petrofin berperan memastikan kesiapan operasional terminal, proses pencampuran (blending), hingga distribusi Biosolar Industri B50 kepada pelanggan sektor industri. Perusahaan juga memastikan rantai pasok energi berjalan aman, andal, dan efisien.
Pasokan perdana Fatty Acid Methyl Ester (FAME) untuk spesifikasi B50 diterima di Fuel Terminal IBT Pulau Laut pada 1 Juli 2026 melalui kapal MT Ocean Link. Sehari kemudian, Biosolar Industri B50 mulai disalurkan kepada kapal OB Ocean Brave untuk pelanggan VHS Patra Logistik.
Editor : Suriya Mohamad Said