Dishut Kalteng Tambah Personel Dalkarhutla Percepat Pemadaman karhutla di Tumbang Nusa
PULANG PISAU, iNewsBarito.id – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, terus dilakukan oleh Tim Penanggulangan Karhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama sejumlah instansi terkait. Hingga kini, api masih belum berhasil dipadamkan dan diperkirakan telah menghanguskan puluhan hektare hutan serta lahan.
Untuk memastikan kondisi terkini di lapangan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, didampingi Kepala Bidang KSDA Dishut Kalteng Fridno serta Kapolsek Jabiren Ipda David Fidersonjaya, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Selasa (14/7).
Koordinator Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Elisabet, mengatakan melihat kondisi kebakaran saat ini Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Agustan Saining berencana menambah personel Dalkarhutla dari sejumlah kabupaten guna mempercepat penanganan kebakaran yang hingga kini masih berlangsung.
"Melihat kondisi saat ini, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah berencana menambah personel Dalkarhutla dari kabupaten untuk mempercepat proses pemadaman," ujar Elisabet.
Menurutnya, penambahan personel diperlukan mengingat sumber air yang mulai berkurang akibat musim kemarau serta sulitnya akses menuju titik-titik api.
Karhutla di Desa Tumbang Nusa telah berlangsung hampir dua pekan. Tim gabungan dari berbagai instansi terus dikerahkan melakukan pemadaman darat, yang juga diperkuat dengan operasi water bombing menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Elisabet mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu meluasnya kebakaran dan meningkatkan risiko munculnya kabut asap.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan karena dapat menyebabkan kebakaran semakin meluas dan berdampak pada munculnya kabut asap," tegasnya.
Editor : Ade Sata