get app
inews
Aa Text
Read Next : Raker Forum LLAJ Kalteng 2026 Dorong Zero Accident dan Keselamatan Lalu Lintas Modern

Warga Segel Kantor PT Pertamina Palangka Raya Protes BBM Langka dan Antrean Panjang di SPBU

Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:13 WIB
header img
Warga saat menyegel kantor PT Pertamina bentuk protes BBM langka dan Antrean Panjang di SPBU. (Foto : Ade sata).

PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id – Sejumlah warga menyegel Kantor PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalimantan Tengah di Jalan RTA Milono, Palangkaraya, Jumat (8/5/2026) siang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dalam aksi tersebut, warga memasang spanduk bertuliskan “Kantor Ini Disegel Masyarakat, BBM Langka” di pagar pintu masuk kantor Pertamina. Proses penyegelan berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.

Aksi Protes dilakukan warga karena dalam beberapa hari ini masyarakat kesulitan mendapatkan BBM. Antrean panjang kendaraan mengular di hampir seluruh SPBU di Kota Palangka Raya. Bahkan, masyarakat harus menunggu hingga berjam-jam untuk bisa mengisi bahan bakar.

Salah seorang warga, Afan Safrian, menduga ada oknum tertentu yang bermain dalam persoalan kelangkaan BBM di Palangka Raya. Karena itu, ia meminta agar segel kantor Pertamina tidak dibuka sebelum persoalan distribusi BBM diselesaikan.

“Kami meminta ada kejelasan dan transparansi terkait kuota BBM yang disalurkan ke setiap SPBU. Jangan menyalahkan kepanikan masyarakat sebagai penyebab antrean panjang,” ujar Afan Safrian.

Selain mendesak transparansi distribusi BBM, warga juga berencana melanjutkan aksi protes ke Kantor ESDM Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut, Palangkaraya.

 

Editor : Ade Sata

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut