Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Palangka Raya Meluas Mendekati Permukiman, Petugas Padamkan Api hingga Malam
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Tumbang Nusa Belum Padam, Tim Gabungan Dalkarhutla Dishut Kalteng Masih Berjibaku

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:23 WIB
  • author Ade Sata
Karhutla di Tumbang Nusa Belum Padam, Tim Gabungan Dalkarhutla Dishut Kalteng Masih Berjibaku
Tim Dalkarhutla Dishut kalteng saat memadamkan bara gambut di lahan yang terbakar. (Foto : Istimewa).

PULANG PISAU, iNewsBarito.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, masih belum padam hingga Kamis (16/7).

Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng bersama tim gabungan terus berjibaku melakukan pemadaman. Karhutla yang telah berlangsung selama dua pekan terakhir tersebut diperkirakan menghanguskan puluhan hektare lahan.

Pemadaman melibatkan personel pemadaman darat Dishut Provinsi Kalteng, Polsek Jabiren, Manggala Agni Pulang Pisau, BPBD Provinsi Kalteng, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, TNI-Polri, helikopter water bombing BNPB, TSAK Bukit Tunggal, BPK Hiu Putih, Balakar 654, serta MPA Tumbang Nusa.

Hingga pukul 16.20 WIB, tim Dalkarhutla berhasil memadamkan 0,82 hektare lahan yang terbakar. Area tersebut didominasi semak belukar, pakis-pakisan, kalakai, purun danau, pohon akasia, galam, geronggang, hingga cemara hutan.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga fokus menangani bara gambut di kawasan dengan jenis tanah gambut dalam. Upaya pemadaman dilakukan dengan penyiraman dan pendinginan.

Koordinator Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, Elisabet, mengatakan kondisi karhutla masih belum sepenuhnya padam sehingga penanganan lanjutan masih diperlukan.

"Kendala di lapangan, akses jalan menuju lokasi karhutla hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki," kata Elisabet.

Hingga saat ini, situasi di lokasi masih belum padam dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kawasan yang terbakar merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut.

 

Editor: Ade Sata

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut