PALANGKA RAYA, iNewsBarito.id - Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan RTA Milono Kilometer 7, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9).
Api dengan cepat membesar dan melahap lahan yang kondisinya kering akibat musim kemarau. Kobaran api terus menjalar hingga mendekati jalan protokol dan sejumlah rumah warga di kawasan tersebut.
Tim Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Satgas Karhutla yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.
Sejumlah mobil tangki air dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman. Petugas menghadapi kendala karena sulit mendapatkan sumber air di sekitar lokasi akibat kondisi kemarau.
Menurut salah seorang warga, Kurnaim, kobaran api saat kejadian hanya berjarak sekitar tiga meter dari rumahnya. Kondisi tersebut membuat dirinya dan warga sekitar panik karena khawatir api akan menyambar bangunan rumah.
Diduga, api kembali muncul dari lahan gambut yang sebelumnya sudah berulang kali terbakar dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Kebakaran lahan juga menyebabkan kabut asap pekat menyelimuti Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Sabtu sore.
Tak hanya mengganggu aktivitas warga dan mengancam kesehatan, kabut asap akibat karhutla di Wilayah Palangka Raya juga berdampak terhadap transportasi udara. Jarak pandang yang menurun menyebabkan sejumlah jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mengalami penundaan.
Editor : Ade Sata
Artikel Terkait
